PENGUKURAN PANJANG DENGAN JANGKA SORONG

Written on Selasa, 12 April 2022 | 10.18

Daftar isi

 Jangka sorong adalah salah satu alat ukur panjang. Panjang yang diukur dapat berupa diameter luar botol, diameter dalam botol, dan kedalaman benda.

Bagian-bagian jangka sorong:

Pada skala utama terdapat dua jenis garis skala panjang yang tiap garisnya bermakna 1 cm dan 1 mm, Sedangkan pada skala nonius terdapat garis skala yang setiap garisnya bermakna 0,1 mm. Sehingga skala terkecilnya adalah 0,1 mm atau 0,01 cm. 

Tidak semua jangka sorong memiliki skala terkecil 0,01 cm sehingga pembaca hasil pengukuran harus memperhatikan jumlah garis pada skala nonius kemudian menentukan pengali untuk skala nonius.

Ketelitian = ½ ×skala terkecil


Cara membaca hasil pengukuran jangka sorong
A. SKALA UTAMA
        - pilih garis skala utama yang letaknya tepat terletak di sebelum angka nolnya nonius
        - baca angka pada garis tersebut
B. SKALA NONIUS
        - pilih garis skala nonius yang segaris lurus dengan skala utama
        - baca angka pada garis tersebut


Cara menghitung hasil pengukuran jangka sorong

Panjang = SU+ (SN × 0,01) + ketelitian
SU = angka yang terbaca pada skala utama (cm)
SN = angka yang terbaca pada skala nonius (cm)
0,01 digunakan seandainya skala terkecilnya adalah 0,01 cm

Contoh:
karena ada 10 skala pada skala nonius, berarti skala terkecilnya adalah 0,01 cm. Jadi kita gunakan rumus di atas.

SU = 4,3
SN = 5
Ketelitian = ½ × skala terkecil = ½ × 0,01 = 0,005 cm


Panjang = SU + (SN × 0,01) cm ± ketelitian
               = 4,3 + (5 × 0,01) cm ± 0,005 cm
               = 4,3 + 0,05 cm ± 0,005 cm
               = 4,35 ± 0,005  cm



Ditulis Oleh : Diary Fisika

diary fisika Anda sedang membaca artikel berjudul PENGUKURAN PANJANG DENGAN JANGKA SORONG yang ditulis oleh Diary Fisika Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 10.18

0 comments:

Posting Komentar

SIMAK VIDEO PENJELASAN DI YOUTUBE

Social Plugin